Arti Makna Lagu Angel Eyes - FUR ini menggambarkan rasa kesepian dan penyesalan akibat berpisah dengan sosok yang sangat dicintai oleh sang narator. Ia ingin meminta maaf dan menjalin kembali hubungan, sembari mengenang keintiman yang pernah mereka bagi dan merasa cemas kalau-kalau orang tersebut sudah melangkah maju meninggalkan masa lalu. Penyebutan tentang malam-malam yang berbahaya mengisyaratkan bahwa kesendirian telah menjadi beban emosional bagi keduanya, sehingga lagu ini menghadirkan nuansa getir sekaligus manis perihal kerinduan dan cinta yang belum tuntas.
"Angel Eyes"
[Verse 1]
Angel eyes
Why won’t you let me apologise?
Did you forget me and realise
The days go much slower alone?
Angel eyes
Only the best
Nothing less for you
Blushing when I get undressed for you
Angel eyes
Mata bidadari
Mengapa kau tak membiarkanku meminta maaf?
Apakah kau melupakanku dan menyadari
Bahwa hari-hari terasa jauh lebih lambat saat sendiri?
Mata bidadari
Hanya yang terbaik
Tak ada yang kurang untukmu
Pipiku merona saat aku melepas pakaian di hadapanmu
Mata bidadari
Oh-oh oh
[Verse 2]
Dangerous nights
In the quieter part of town
I feel like we should be dressing down
For us, not for them
A dangerous time to be living alone again
Now all you do is get stoned again
It’s dangerous
Malam-malam yang berbahaya
Di sudut kota yang lebih tenang
Rasanya kita sebaiknya berpakaian santai saja
Untuk kita, bukan untuk mereka
Saat yang berbahaya untuk kembali hidup sendiri
Kini yang kau lakukan hanyalah kembali mabuk
Sungguh berbahaya
Oh-oh oh
[Outro]
Angel eyes, oh-oh oh
Angel eyes, oh-oh oh
Mata bidadari, oh-oh oh
Mata bidadari, oh-oh oh
Mata bidadari, oh-oh oh